Sunday, June 27, 2010

Memastikan bahwa Manajer Perusahaan Memaksimalkan Kemakmuran Pemegang Saham (25/06/2010)

Agency problem adalah permasalahan antara pemilik perusahaan dengan manajemen perusahaan.
Terjadi karena masing masing punya kepentingan.
Harusnya manajemen memenuhi kepentingan pemilik perusahaan.

Yang dilihat dengan membandingkan :
1. Proses investasi modal kondisi kekayaan perusahaan ( investasi jangka panjang)
2. Pembuatan keputusan & informasi
Assymetric information : kondisi dimana informasi yang dimiliki oleh pemilik / pemegang saham tidak selengkapnya / tidak sebaik informasi yang dimiliki oleh manajemen / pengelola perusahaan.
Informasinya tentang kondisi perusahaan.
3. Insentif
Pemilik memberi penghargaan terhadap manajer yang telah melakukan kewajiban dengan baik.
4. Residual income dan EVA
5. Ukuran kinerja berdasarkan akun ( rasio keuangan )
6. Ekonomi profit.

Pemilik = principal, Manajer = agen
Principal mengontrak agen dengan menggaji demi kepentingan principal .


Siapa yang punya power lebih besar ?
Manajer, karena yang tahu persis kondisi perusahaan adalah manajer .

INVESTASI MODAL

Yang sering tidak masuk dalam budget dalam investasi :
- Investasi di bidang TI
Teknologi berkembang sangat cepat.
- Research dan development
Biaya besar , hasil tidak langsung dinikmati .
- Marketing
Promosi, dampaknya tidak jangka pendek
- Training dan Development
Tidak mudah diukur keberhasilannya walaupun sudah di training.

MASALAH INFORMASI

1. Konsisten tidak membuat perkiraan (forecasts)
2. Mengurangi bias dalam membuat perkiraan (mencari yang menghasilkan eror pls kecil.
3. Mencoba mendapatkan informasi dari senior manajer,
4. Mengurangi konflik kepentingan



INSENTIF

Agency problems in capital budgeting.
- Mengurangi agency problem ( reduced effort )
- Mengurangi resiko ( avoiding risk )
Issue :
1. Monitorins : bisa melakukan monitoring dengan baik .
2. Free rider
3. Compensation : bagaimana menggaji manajer untuk mengurangi biaya dan memaksimalkan pemegang saham
Model yang dikembangkan :
- Teknik yang dikembangkan untuk meminimalkan error dalam akun
- Memakai konsep NPV
- Lebih melihat aspek jangka panjang disbanding jangka pendek
- Lebih mudah dipakai untuk melihat hubungan antar kinerja perusahaan dan upaya perusahaan untuk memaksimalkan kemakmuran pemegang saham.

RESIDUAL INCOME & EVA

EVA adalah nilai bersih dari investasi yang dinyatakan dalam satuan mata uang setelah dikurangi biaya modal.
EVA = Residual Income
= Pendapatan yang diperoleh – Biaya untuk mendapatkan income
= Pendapatan yang diperoleh – ( Cost of Capital x Investasi )

No comments:

Post a Comment